Traffic Website – Antara Berbayar dan SEO, Mana yang Terbaik?

Bila mengacu pada bagian vital terhadap platform digital, traffic website adalah yang paling vital. Hidup dan nyawa suatu situs, akan terlihat dari seberapa banyak pengunjung masuk ke situs dan membaca isi situs secara keseluruhan.

Mungkin Anda seringkali pusing dan terbebani dengan traffic website yang tidak kunjung naik dari waktu ke waktu. Pada kebanyakan kasus, memilih jalan pintas menjadi pilihan.

Yap, traffic berbayar memang salah satu cara mendatangkan traffic dengan mudah. Tapi perlu Anda ingat, ini bukan satu-satunya jalan dan bukan merupakan jalan terbaik untuk mendatangkan pengunjung situs Anda.

Fakta Tentang Traffic Website

Mungkin Anda belum mengetahuinya, jadi tidak ada salahnya penulis sedikit mengungkapkan fakta berikut.

Apapun jenis website yang Anda miliki, bila pengunjung datang melalui pencarian organik dari mesin pencari, kemungkinan pengunjung untuk melakukan sesuatu yang Anda suruh lebih besar presentasi keberhasilannya, lho!

Sedikit gambaran, sebut saja website Anda menjual produk kecantikan berupa penghilang jerawat. Lalu, pengunjung datang ke website Anda dari mesin pencari karena ranking website Anda ada di urutan pertama.

Bila pengunjung masuk dan membaca konten di website Anda, apapun yang Anda jual, maka pengunjung akan membelinya dengan kemungkinan presentasi 30 persen!

Dibandingkan traffic berbayar, traffic organik lebih besar presentasi penjualannya.

Meski tidak ada hubungannya dengan mencari traffic, paling tidak hal ini adalah gambaran pasti untuk Anda mendapatkan traffic organik dari mesin pencari.

Meningkatkan Traffic Website

Walau memang traffic organik lebih menggiurkan dan lebih bertahan lama, tapi banyak sekali sumber traffic di internet.

Sebelum Anda melihatnya, pastikan dulu Anda memiliki alat untuk melacak dan melihat sumber traffic. Anda bisa menggunakan beberapa alat untuk mengecek sumber traffic, seperti:

  1. Google Analytic
  2. Google Search Console (Google Webmaster)
  3. AMP Analytic
  4. Clicky
  5. HiStats, dan lainnya.

Memilih Antara Traffic Website Berbayar dan Organik

1. Iklan Traffic Berbayar

Cara mendatangkan traffic yang pertama terbilang cukup mudah dan instan. Meski begitu, tidak sedikit modal yang akan Anda keluarkan.

Perlu Anda ingat, masuknya pengunjung melalui iklan berbayar bukan berarti produk yang Anda jual di website akan laku terjual.

Masih ada pertimbangan lainnya dan risiko tentunya.

Sebelum memutuskan untuk memulai iklan berbayar untuk mendatangkan pengunjung website, pastikan Anda mengetahui apa yang Anda sedang lakukan.

2. Traffic Organik – Search Engine Optimization (SEO)

Bila Anda terjun ke bisnis online dan memiliki website namun tidak mengetahui dan paham apa itu SEO, sepertinya Anda berada di medan perang yang salah.

Tidak ada larangan memang. Tidak pula menyebutkan setiap orang yang memiliki website paham apa itu dan bagaimana cara kerja SEO. Tapi paling tidak, pengetahuan tentang ini Anda miliki walau sedikit.

Kenapa begitu?

Seperti yang sudah sebelumnya penulis bilang, konversi antara traffic berbayar dan organik sangat berbeda jauh.

Sekadar informasi tambahan, tahukah kamu bahwa setiap pencarian di Google orang yang mengklik iklan hanyalah 20 persen dan orang yang mengklik pencarian organik mencapai 80 persen?

Dari sini saja, dapat terkuat tabir bahwa sejatinya pengunjung website saat ini lebih pintar.

Search Engine Optimization adalah cara gratis mendatangkan traffic (atau free traffic).

Walau gratis, usaha dan prosesnya sangat berat.

Tidak sedikit orang yang menyerah di tengah jalan karena tidak kunjung terlihat perbedaannya.

Kesimpulan

Antara traffic website yang berasal dari organik dan berbayar memang berbeda. Bila harus memilih, tentu saja traffic organik lebih pantas untuk Anda tempuh guna mendatangkan pengunjung website.